Unik, Perusahaan Jepang Ini Bayar Gaji Karyawan dengan Bitcoin

Salah satu pasar mata uang digital bitcoin terbesar di dunia adalah Jepang. Tak heran, jika cryptocurrency ini pun memiliki kegunaan lain selain investasi, salah satunya adalah untuk membayar gaji pegawai. Salah satu perusahaan Jepang, GMO Internet Group, kini menggunakan bitcoin sebagai alat pembayaran gaji karyawannya.

Perusahaan yang memiliki 4.000 karyawan ini akan memberikan porsi gaji mulai dari 10 ribu yen hingga 100 ribu yen dalam bentuk bitcoin. Dilansir dari theguardian.com. Langkah ini dilakukan pihak manajemen perusahaan demi meningkatkan perkembangan mata uang digital di Jepang. Kebijakan ini nantinya akan mulai diberlakukan pada 2018.

“Para karyawan bisa menerima gaji mereka dalam bentuk bitcoin jika mereka mau. Kami ingin meningkatkan literasi mata uang virtual kita dengan benar-benar menggunakannya,” tutur juru bicara GMO internet group Harumi Ishii.

Selain mendapat gaji dalam bentuk bitcoin, karyawan yang memilih dibayar dengan mata uan digital juga berhak mendapatkan insentif 10 persen dari jumlah gaji. Awalnya GMO Internet Group mulai masuk ke pasar mata uang digital pada Mei 2017. Tak lama setelahnya, mereka mengumumkan akan melakukan penambangan bitcoin yang dilakukan mulai 2018.

Sejak diluncurkan hampir 9 tahun yang lalu, nilai bitcoin sudah meroket sangat tinggi. Pada minggu lalu, Bitcoin diperdagangkan di atas US$ 16.000 atau sekitar Rp 217 juta (US$ 1=Rp 13.593). Bitcoin juga sukses mengubah nasib orang menjadi miliarder. Mereka adalah si kembar tampan Tyler dan Cameron Winklevoss atau yang dikenal dengan nama The Winklevii. Lelaki kembar identik itu kini berusia 36 tahun.

Kisah mereka menjadi miliarder bitcoin dimulai saat keduanya menggugat Mark Zuckerberg pada 2016 atas tudingan mencuri ide bisnis Facebook. Pada 2009, keduanya sepakat menghentikan gugatan hukum dan mendapatkan US$ 65 juta (sekitar Rp 878,3 miliar). Dari jumlah tersebut, keduanya menggunakan US$ 11 juta (sekitar Rp 148,6 miliar) untuk berinvestasi bitcoin pada 2013.

Dengan uang US$ 11 juta tersebut, keduanya membeli satu persen (sekitar 100.000 keping bitcoin) dari seluruh bitcoin yang ada. Seiring dengan nilai tukar bitcoin yang terus melonjak, keduanya kini jadi miliarder pertama bitcoin dengan kekayaan melebihi US$ 1 miliar atau setara Rp 13,5 triliun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *